Title : Baby Don't Cry
Author : Adaya Muminah Aljabar ( oe09@live.com )
Main Cast : Choi Sooyoung, Choi Siwon , dan Cho Kyuhyun
Other Cast : Hwang Tifanny --> Tifanny ,Super Generation , DBSK
Type : Chapter
Genre : Romance, Friendship, Family
Rating : PG-17 ( All reader who Open mind )
Chapter -2-
SMTown art School tampak lenggang sore ini . Hanya beberapa kelas teater dan auditorium yang terdengaran berpenghuni. Suara alunan piano dari ruang musik beradu dengan suara hentakan tongkat dan kibasan pedang dari ruang laga , menjanjikan musik tersendiri bagi pengamat yang jeli .
Seorang Namja
berpakaian rapi sedang duduk di atas kursi piano . Tanganya dengan penuh
penghargaan mencoba menekan tuts-tuts piano di hadapanya . Senyum sedang
terkembang di wajah tampanya .
“ Kyuhyun-ah ?”,
Sapa seseorang dari balik punggungnya .
Kyuhyun
menoleh ke arah lelaki yang memanggilnya , sontak wajahnya dihiasi dengan
kebahagiaan bercampur kerinduan . “ Hyung . “
Sungmin membalas
senyum dongsaenya , dia mendekatkan langkahnya ke arah Kyuhyun . “ Kapan kau
kembali ? Kenapa kau tak memberitahuku .”
tanya Sungmin antusias .
“ Hari ini .
Aku langsung berlari ke sini secepat kilat karena aku merindukanmu . “ , goda
Kyuhyun .
Sungmin
memutar bola matanya dengan jengah mendengar gurauan Kyuhyun yang tak pernah berubah ,“
Aiogoo ,,,, . “ , Sungmin melihat jemari Kyuhyun
yang ada di atas tuts piano . “ Kau masih suka bermain piano ?” ,
Kyuhyun
mengaguk mengiyakan . “ Aku benar –benar merindukan piano ini .”, ujar Kyuhyun
singkat namun penuh makna .
Tatapan
Sungmin meletak melembut . Ditepuknya pundak dongsaeng kesayanganya itu dengan
sayang . “ Tak ada luka yang tak tersembuhkan oleh waktu . Ini sudah empat
tahun Kyu . “
Kyuhyun
menjauhkan jemarinya dari piano . Dia berdiri membelakangi Sungmin, tak ingin
Hyungnya tahu kesedihan yang masih tertanam di hatinya . “ Aku sudah mencobanya
, Hyung . Selama di Amerika aku mencoba untuk melupakannya . Tapi sepertinya
Tuhan masih ingin dia ada di hatiku . “
“ Apa kau
sudah mengunjunginya ?”,
Kyuhyun berbalik
menatap Sungmin dengan senyum tulus , tatapan jahilnya kembali lagi di matanya
yang sedetik lalu terlihat sedih . “ Sudah ku bilang SMTown art school adalah
tempat pertama yang kudatangi setelah aku menginjakkan kakiku di Korea . “
“ Berhentilah
bercanda . Ayo aku ajak kau berkeliling , tempat ini sudah banyak berubah . Kau
pasti ingin melihatnya . Kajja ... “,
Kyuhyun mengikuti Sungmin menuju
lorong penghubung gedung para traineer berada . Kyuhyun menyapukan pandanganya
pada setiap sudut ruangan yang ada , SMTown art school memang sudah banyak
berubah belakangan ini . “ Hyung apa itu ?”, tanya Kyuhyun saat dia melihat
gedung bergaya Renaissance menjulang
diantara gedung gedung yang lain .
“ Itu perpustakaan . Baru dibangun
dua tahun yang lalu . Kau ingin ke sana?”,
Kyuhyun menggeleng perlahan . “
Mungkin lain kali . Aku masih ingin menikmati pemandangan kaki jenjang hobae –hobae
kita . “, canda Kyuhyun .
Sungmin senang dongsaengnya tidak berubah
sama sekali . Dia khawatir sejak kejadian itu Kyuhyun akan menjadi pemurung .
Tapi sepertinya kekhawatian Sungmin tak beralasan . “ Kajja , ku tunjukkan
padamu yang paling cantik . “
************
Sooyoung sedang malas pergi ke
sekolah hari ini . Manager tempatnya bekerja paruh waktu baru saja menelefon
kalau Sooyoung tak perlu datang lagi ke tempat kerja . Sudah puluhan kali
Sooyoung dipecat dari tempat kerjanya . Bukan karena Sooyoung pemalas , tapi
karena Sooyoung sangat tak tahan dengan pelecehan. Dia cantik dengan tubuh
ideal yang disukai laki-laki . Tak banyak orang tahu dia masih berumur 23 tahun
saat dia mengenakan pakaian seragam pelayan . Bos di cafe –nya bekerja tak
jarang melecehkanya dengan alasan ketidak sengajaan . Kemarin Sooyoung yang
sedang tidak ingin diganggu karena masalah Siwon , membuat kegemparan di dapur
cafetaria dengan memukulkan teflon yang masih panas ke muka pemilik cafe .
Mulanya Sooyoung merasa lega karena
dia tak harus lagi menahan amarah dan kejengkelanya pada sang Bos . Dia sudah
pasti di pecat hingga detik berikutnya dia teringat pada omelan Eommanya. Hal
itu membuatnya mual untuk sesaat . “ Tuhan ... kenapa kau tidak adil padaku
.... “, jerit Sooyoung seraya mengacak-acak rambutnya .
Dia lupa saat ini dia sedang berada
di tempat umum. “Omo .”, Sooyoung memasang senyum malunya ke arah orang –orang yang
menatapnya dengan pandangan mengejek .
“ Aish , kenapa hidupku seperti ini .
Dicampakan lelaki , dipecat dari pekerjaan , dilecehkan oleh orang , dan........
Kyaaaaaaa!!! Aku lupa hari ini ada ujian ....”, Sooyoung dengan heboh menerobos
kerumunan ramai jalanan Seoul dengan memikul Cello nya yang berat di pundaknya .
*************
Kyuhyun POV -
Sungmin Hyung meninggalkan aku sendiri di depan gedung musik yang terletak bersebelahan dengan gedung perpustakaan . Aku memandag berkeliling , walau semua telah berubah ada satu hal yang tak pernah berubah dari tempat ini . Suasana alunan angin dan derit pepohonan yang ikut menyanyi bersama para siswa SAS , membuatku mengenang masa itu.
Mungkin Tuhan menghukumku atas tindakanku yang kurang terpuji di masa lalu , hingga aku tak pernah bisa melupakan dia . Senyuman yang selalu ada di anganku saat aku memejamkan mata . Suaranya yang lembut yang selalu terdengar bersama hembusan angin. Dan alunan piano yang selalu membuatku meneteskan air mata mengingat kebersamaan kami .
" Seohyun aku kembali ..... ",
Suara berisik dari celah gedung perpustakaan dan gedung musik menggangu telingaku . Ada sebuah Cello yang seperti sedang dianiaya oleh seseorang . Aku melangkahkan kakiku mendekati celah gelap itu . Ada seorang yeonja yang berpakaian serba hitam sedang mengesek senar Cello dengan kasar .
"Aaaaaaaaaaaaaaaaa,,,,,,,,,,,,,,,ottoke , Ya ! Cello-ah kenapa kau tak membantuku sama sekali . Kau senang kan Kang Sungsaemin memberiku nilai D lagi untuk tes kenaikan tingkat kali ini . Cello-ah ..kau mendengarku ....jawab aku ..kenapa kau diam saja ." , yeonja itu menbuatku sedikit bergidik ngeri sekaligus ingin tertawa terbahak . Dia berbicara dengan Cello-nya seolah -olah Cello itu akan menjawabnya . Sebenarnya aku tidak suka dengan tindakanya yang kasar pada alat musik .
Dang dang ....... Yeonja itu memukul bagian belakang Cello-nya dengan kasar . Aku ingin melangkah mendekat untuk menegurnya sampai aku melihat matanya merah dan air mata mengalir deras di pipinya . " Aku bodoh sekali, aku bodoh sekali ...kenapa aku percaya aku bisa berhasil ."
" Apa kau akan menyerah semudah itu ?",
Sooyoung POV-
" Apa kau akan meyerah semudah itu . "
Suara asing itu membuatku terperanja kaget hingga aku menjatuhkan Cello yang aku pegang .
Bang ..... Dentuman itu membuat namja di hadapanku memincingkan sebelah alisnya . " Aku harap kau tak melakukanya dengan sengaja ?",
" Ya! ... ya! ...Siapa kau ?" , karena terbiasa diikuti pengunti aku merasa waspada pada semua orang asing yang berusaha mendekatiku .
Namja itu berjongkok di depan Cello-ku dia mengangkatnya dengan hati - hati ,membersihkan debu yang menempel di fingerboard Cello-ku. " Kau benar - benar musisi yang kasar . Seorang Celloist seharusnya memperlakukan Cello-nya sebagai kawan . "
Aku hanya terdiam melihat namja itu memetik senar Celloku dengan jemarinya . Aku berusaha melihat ke wajahnya yang tak begitu terlihat di balik topi NY nya . " Kau tidak menyetelnya secara benar . Karena itulah suara yang dihasilkan sumbang ." , Namja itu memutar-mutar tuning pegs di Cello -ku .
" Apa yang kau lakukan ?", aku mulai merasa dia bukan orang jahat . Dia memperlakukan Cello-ku seperti seorang lady. Lalu ...dia melepas topinya . Ya Tuhan aku sedang berhadapan dengan seorang setan . Dia berwajah tampan dan kulitnya sepucat vampir . Hidungnya yang mancung berpadu dengan bibirnya yang melengkung indah . Aku tak tahu ada orang setampan itu di dunia ini . Duniaku hanya berpusat pada Siwon sehingga aku tak melihat yang lain.
"Apa rambutmu asli berwarna merah ?", aku tak tahu apa yang merasukiku hingga aku berkata seperti itu . " Omo maafkan aku . ", Namja itu hanya tersenyum kecil . Ya Tuhan dia bahkan lebih tampan ketika tersenyum .
" Aku tidak mewarnainya . Aku campuran . ", jawabnya dengan senyum geli . Bodoh aku merasa sangat malu .
" Ini cobalah . ", ujarnya seraya memberikan Cello-ku yang tadi dia perbaiki stelan string-nya .
" Gumawo . ", Namja itu mendadak tersenyum lebar mendengarku berbicara banmal . " Wae?",
" Tidak . Boleh aku tahu berapa umurmu ?",
" Apa kau ingin menyindirku karena menggunakan banmal ?" ,
" Anio , aku tak masalah dengan hal itu . Ingat aku campuran ?", dia memberi senyum yang sangat sexy . OMG kenapa aku tak bertemu dia dari dulu. Tapi aku sudah lelah mempermalukan diriku sendiri dengan berbuat bodoh untuk cinta .
" Apa menurutmu aku jelek ?" ,
" Apa ?", namja asing itu terlihat terkejut bercampur geli .Ya Tuhan demi apa aku bertanya hal memalukan seperti ini . Mulutku memang harus diamankan karena sering berucap mendahuli pikiran.
" Mian ...lupakan saja , aku memang sering berucap tanpa berfikir . ",
Namja itu alih-alih memandangku aneh dia malah terlihat TERTARIK ? Ya Tuhan tatapan itu tak mungkin salah lagi .
" Kau sungguh menarik . Aku Kyuhyun , angkatan 2005 , kelas Vokal . "
Aku melihat tanganya yang terulur padaku . Dan apa aku tak salah dengar dia menyebutku "MENARIK"?
" Aku ,,,Sooyoung , angkatan 2007 , Kelas Musik Klasik . " ujarku menyambut uluran tanganya . Dia tersenyum ke arahku , ada aura jail tercemin dari tatapanya dan sebuah rasa Sedih?
" Siapa dia? Siapa yang mebuatmu sesedih itu ? ",kali ini Sooyoung harus menjahit mulutnya karena berkata sesuatu yang membuat Kyuhyun terbelalak kaget .
Mati kau Choi Sooyoung .
TBC -
Mihane ya kalau jelek :) dan banyak typo bertebaran.
" Apa yang kau lakukan ?", aku mulai merasa dia bukan orang jahat . Dia memperlakukan Cello-ku seperti seorang lady. Lalu ...dia melepas topinya . Ya Tuhan aku sedang berhadapan dengan seorang setan . Dia berwajah tampan dan kulitnya sepucat vampir . Hidungnya yang mancung berpadu dengan bibirnya yang melengkung indah . Aku tak tahu ada orang setampan itu di dunia ini . Duniaku hanya berpusat pada Siwon sehingga aku tak melihat yang lain.
"Apa rambutmu asli berwarna merah ?", aku tak tahu apa yang merasukiku hingga aku berkata seperti itu . " Omo maafkan aku . ", Namja itu hanya tersenyum kecil . Ya Tuhan dia bahkan lebih tampan ketika tersenyum .
" Aku tidak mewarnainya . Aku campuran . ", jawabnya dengan senyum geli . Bodoh aku merasa sangat malu .
" Ini cobalah . ", ujarnya seraya memberikan Cello-ku yang tadi dia perbaiki stelan string-nya .
" Gumawo . ", Namja itu mendadak tersenyum lebar mendengarku berbicara banmal . " Wae?",
" Tidak . Boleh aku tahu berapa umurmu ?",
" Apa kau ingin menyindirku karena menggunakan banmal ?" ,
" Anio , aku tak masalah dengan hal itu . Ingat aku campuran ?", dia memberi senyum yang sangat sexy . OMG kenapa aku tak bertemu dia dari dulu. Tapi aku sudah lelah mempermalukan diriku sendiri dengan berbuat bodoh untuk cinta .
" Apa menurutmu aku jelek ?" ,
" Apa ?", namja asing itu terlihat terkejut bercampur geli .Ya Tuhan demi apa aku bertanya hal memalukan seperti ini . Mulutku memang harus diamankan karena sering berucap mendahuli pikiran.
" Mian ...lupakan saja , aku memang sering berucap tanpa berfikir . ",
Namja itu alih-alih memandangku aneh dia malah terlihat TERTARIK ? Ya Tuhan tatapan itu tak mungkin salah lagi .
" Kau sungguh menarik . Aku Kyuhyun , angkatan 2005 , kelas Vokal . "
Aku melihat tanganya yang terulur padaku . Dan apa aku tak salah dengar dia menyebutku "MENARIK"?
" Aku ,,,Sooyoung , angkatan 2007 , Kelas Musik Klasik . " ujarku menyambut uluran tanganya . Dia tersenyum ke arahku , ada aura jail tercemin dari tatapanya dan sebuah rasa Sedih?
" Siapa dia? Siapa yang mebuatmu sesedih itu ? ",kali ini Sooyoung harus menjahit mulutnya karena berkata sesuatu yang membuat Kyuhyun terbelalak kaget .
Mati kau Choi Sooyoung .
********************
TBC -
Mihane ya kalau jelek :) dan banyak typo bertebaran.
InsyaAllah Chapter 3 saya Post nanti malam setelah saya rampung dengan review EXO Part -1- ...
Gimana reader ? Ceritanya bagus tidak? Tolong tinggalakan kritik dan saran ya ,,,,,
Nah di Chapter dua ini Kyuhyun mulai muncul ? Nah tadi ada Clue soal Seohyun kan? Siapa dia ? Kenapa Kyuhyun begitu sedih . Dan bagaimana kelanjutan hubungan Siwon-Sooyoung-Fanny yang ada di Chapter 1 ? Ok jawabanya ada di Chapter 3, Tapi kalo gak ada commentar gini jadi males deh nge-post lanjutanya ,,,:))
Yuk Yuk di comment ....
Bye bye
Adaya .

Soo Eonni lucu sekali..gak bisa ngontrol omongannya :)
BalasHapusheheheh iya , :) gumawo sudah mampir :)
Hapus