Selasa, 03 Juli 2012

A Walk To Remember


A Walk To Remember





I m back .... Sumpah saya ini ababil sekali ya , baru sejam yang lalu di Post EXO jelas saya bilang lanjutin besok , tapi jam berikutnya saya balik lagi . Kena sindrom dema bloger  yang sebenernya dah basi kali ya .....


Tapi Adaya memang gak bisa tidur reader . Sudah terbiasa lembur sampai malem banget ( baca : dini hari ) , jadi jam biologisnya menyesuaikan deh ... pagi jadi malam malam jadi pagi , kebiasaan yang buruk sih .

Tadi sebenernya mau ngelanjutin posting EXO ,tapi masih gak ada mood . Lalu gak sengaja buka - buka catetan lama dan nemu deh , potongan diary Jamie Sullivan di A Walk To Remember. Begini kutipanya :


Love is always patient and kind
It is never jealous
Love is never boastful or conceited
it is never rude or selfish
it does not take offense and is not resentful (english version )


Kasih itu sabar
Kasih itu murah hati
ia tidak cemburu
ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong
Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri
Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain ( indonesian version )

Kalimat ini digunakan Jamie yang saat itu diperankan oleh Mandy Moore dan Landon yang diperankan oleh Shane West ini sebagai janji pernikahan mereka .

Walau filmnya dibuat dengan kesan romantis dan penuh dengan kontak fisik tapi cerita yang diangkat dari novel Nicholas Sparks ini aslinya lumayan keren kalo dimaknai , apalagi versi original a.k.a novelnya membuat saya termehek-mehek dengan ceritanya yang simple . Novel ini adalah novel yang paling saya sukai dari Nicholas Sparks setelah The Last Song .

Karena saya jenis orang yang lebih suka membaca novel ketimbang filmnya saya merasa a walk to remember ini lumayan bagus untuk ukuran film yang di angkat dari novel , karena kebanyakan film film yang diangkat dari novel gak bisa meyaingi novelnya .

Nah mian sebelumnya kalo post kali ini gak ada hubunganya sama KOREA ,tapi saya merasa ini juga gak kalah bagusnya dibahas sama seprti drama korea . Ini film tahun 2002 yang paling bagus menurut saya . Karena masa keemasan romance comedy movie itu bagi saya ya tahun 2002-2005 , setelahnya gak banyak yang bagus , karena terlalu banyak unsur sex di dalamnya .

Kenapa saya suka sekali Film ini :
  1. Walau bukan soal agama saya tapi film ini menjelaskan ketaatan seorang umat pada Tuhannya . Dimana seorang Jami Sullivan yang merupakan anak pendeta dikucilkan dari pergaulan oleh teman-temanya karena dia berbeda . Karena dia tipe pembawa bible kemana mana , dan kesukaanya memakai long dress model mak-mak dan sweater yang sejak kelas 4 SD gak pernah ganti ? WHAT ? saya curiga itu awet banget karena pinter ngerawatnya atau karena memang gak pernah di cuci ya?. 
  2. Landon carter yang manusia banget . Berbeda dengan Jamie yang merupakan anak pendeta dan taat beragama , London ini orangnya pemberontak . Gak ada asap kalo gak ada api . Nah , London ini jadi gitu cz dia merasa marah akan tindakan ayahnya yang ninggalin dia dan Ibunya sejak kecil ( ayah London ini dokter) . Hal ini yang membuat saya suka antara Hero dan Heroinnya punya karakter kuat masing - masing . London ini baik banget sebenrnya cuman gengsinya gede . Suka waktu dia nyumpahin Jammie di depan rumahnya ,lalu bapak Jammie yang notabene pastur keluar sambil membelalakkan mata ke London . LOL 
  3. Sederhana tapi berkesan . Gak termehek-mehek kayak sinetron Indonesia yang terlalu banyak konflik dan gak fokus sama ceita , film ini SIMPLE banget . Apalagi novelnya . Wuihh simple banget ( baca: tipis) . Jadi Jammie itu tipe orang yang tabah  menghadapi cobaan , dia gak marah sama Tuhan karena Tuhan memberinya penyakit leokimia di usianya yang masih sangat mudah . Suka deh waktu adegan Jamie di rumah sakit terus bilang , " Mungkin Tuhan mengirimmu padaku untuk menemani hari-hariku , untuk menguatkan aku .", padahal di adegan sebelumnya Jimme protes , " Aku pasrah pada Tuhan degan penyakitku karena aku tak punya alasan untuk marah padanya saat itu , sampai aku bertemu kamu ." disini terlihat Jammie si pemegang Biebble kemana mana ini juga manusia ,,ehhehehe 
  4. Ending yang gak dipaksakan . Suka sekali , kalo di novel flashbacknya kalo gak salah sampe puluhan taon . London dari umur 17 tahun ke 50 tahon dan udah jadi dokter ( karena sapa? tentu Jammie ) , tapi di film cuman 4 tahon kalo gak salah . Dan diakhiri dengan moto Jammie " Cinta kita seperti angin . Bisa kita rasakan tapi tak bisa kita lihat ", ini karena Jammie udah meninggal . Tapi yang menurut saya bagus , cerita ini harusnya sad ending tapi kenapa kok waktu melihatnya saya bahagia? :)# memang sayanya yang gak waras ya?
  5. Adegan terbagus adalah waktu ada drama musim (apa ya?) panas kalo gak salah oleh klub drama sekolah Jamie dan Landon . Landon yang kena hukuman karena tertangkap basah sedang melakukan tindakan ilegal bersama gang populernya disuruh sama kepala sekolahnya gabung sama klub drama . Dia jadi lead cowoknya , Jammie jadi lead ceweknya . Klasik sih tapi berkesan , apalagi dengan kemunculan Jammie yang super cantik yang bikin London mbati Oh-dewiku-kemana-saja -kau selama ini , dan Mandy More nyanyi lagu Only Hope . Wihhhhhh mrinding .
  6. Banyak sih adegan menarik lainya yang gak mungkin saya bahas satu satu . Diantaranya daftar keinginan Jammie yang harus dia lakukan sebelum meninggal , cara London memperjuangkan cinta Jammie dan membantu Jammie mewujudkan daftarnya satu per satu termasuk bikinin Jammie teleskop buat lihat komet dan menikahi Jammie di gereja tempat ibu Jmmie dulu menikah . Yang bikin ini special karena saat it London dan Jammie baru berusia 17 tahun . 
Kalo saya suruh kasih bintang saya kasih bintang 4 dari 5, karena terlalu banyak adegan ciumanya jadi kehilangan fill kepolosan Jammie , Mandy More kalo suruh ciuman hebat banget pula , ahhahah . Padahal ini kan ceritanya anak pendeta yang polos dan beriman banget lagi pertama jatuh cinta. :) Quote -quotenya juga banyak yang saya suka selain cuplikan sumpah mereka di gereja , diantaranya :

To Witness the Miracle - JS 

Cocok buat remaja di atas usia 18 tahun yang memiliki pemikiran terbuka . :)

Sekian Terimakasih .....




# anti klimaks ( author sudah mengantuk)
Maaf kalo ada taypo bertebaran ...
Salam petang ,,,,

PS : Besok ( tepatnya nanti siang ) Adaya balik dengan EXO dan Review album 6jib Suju .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar