Annyeonghaseyo ......
Adaya kembali dengan BDC :) . Ayo siapa diantara reader yang Knight tunjuk jari :) , ini FF BDC Chapter 7 Adaya persembahkan untuk kalian . Sementara yang Guardiant bersabar ya :p .
Ok Let's Rock
Title : Baby Don't Cry
Author : Adaya Muminah Aljabar ( oe09@live.com )
Main Cast : Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun
Other Cast : Changmin DBSK ( New Cast ) , Kwon Yuri SNSD , Choi Minho Shinee ( New Cast) , Super Generation , Jonghyun CNBLUE (New Cast) , Victoria F(x) (New Cast )
Type : Chapter
Genre : Romance, Friendship, Family
Rating : PG-17 ( All reader who Open mind )
Chapter -7-
Author POV -
" Ucapkan manteranya . Ucapkan mantera agar aku bisa melepaskan kepedihan dalam hatiku . ",
Sooyoung terbaring dengan kepala miring . Ditatapnya ponsel yang sudah sebulan tak menderingkan nada khusus namja itu . Untuk kesekian kalinya Sooyoung mencoba membuka inbox di ponselnya . Tak ada pesan tak ada panggilan . Semua itu membuat Sooyoung meremang kesal .
" Jinjja . Aish ...", Keluh Sooyoung kesal seraya mengacak-acak rambutnya . " Dia sengaja membuatku gila !", .
Sooyoung mencoba untuk memejamkan matanya . Mencoba mengalihakan pikirannya dengan menghitung jumlah rambut yang dimiliki Pak Kang di kepala botaknya . " 1 . 2 . 3 . 4. 5, ...... ", Sooyoung mengernyitkan hidungnya sadar jika Pak Kang tak memiliki rambut lebih dari itu . " Aish ...", gerutu Sooyoung kembali membuka matannya . Dia mencoba melirik jam dinding yang ada di hadapannya . Sudah dua jam dia hanya terbaring gelisah seperti itu. Kejadian ini selalu berulang selama sebulan ini .
" Kenapa kau menyiksaku seperti ini . ", sekali lagi Sooyoung melihat layar desktop ponselnya . Dia mencoba menulis pesan untuk namja itu .
Annyeong bagaimana kabarmu ? Kenapa kau tak menghubungiku ?
" Agrhhhhhh ... ", Sooyoung menghapus kembali pesan yang sudah di ketiknya . Dia mencoba menulis lagi pesan untuk namja itu .
Annyeong bagaimana kabarmu ? Apa kau baik-baik saja ? Lama tidak berjumpa . Apa aku harus menangis untuk bisa menemuimu ?
Sooyoung kembali menghapus pesan yang sudah diketiknya . Dia sudah putus asa berharap namja itu menghubunginya . Pertemuan terakhir mereka menyisakan banyak pertanyaan di hati Sooyoung . Dia tak percaya Kyuhyun tak menghubunginya sama sekali setelah itu .
Sooyoung ingin melempar ponselnya saat pesan itu masuk .
Soo .... bantu aku ! T.T , datanglah ke Mapo-gu* aku ada di restoran china samping tempat karaoke . Aku membutuhkanmu .... palli ..palli ...
From : Yuri
" Yak! Younggie , kau mau kemana ?", tanya Eomma Sooyoung yang sedang bersantai di ruang keluarga .
" Aku tak bisa menjelaskannya sekarang . Aku akan segera kembali . Bye bye .", ujar Sooyoung seraya mendaratkan dua kecupan ringan di pipi Eommanya .
" Aigoo ..anak zaman sekarang !", keluh Eomma Sooyoung sekepergian anaknya .
***************
Sooyoung POV -
Hari ini aku membuktikan satu hal lagi soal persahabatan . Yuri selalu membantuku menyadari bahawa aku terlalu baik dan BODOH ? . Aku memandang marah Yuri yang tak berani menatap mataku . " Yack ! Kwon Yuri . Kau menyuruhku menempuh 18 km perjalanan hanya untuk ini ?", teriakku padanya .
Sejam lalu aku benar-benar merasa khawatir akan terjadi sesuatu yang buruk pada Yuri . Tapi saat ini di tempat ini di hadapanku dia merintih meminta maaf . " Miane Soo , aku tak ingin membuat Minho dan kawan-kawannya kecewa . " ,
Aku memandang ke sekeliling kamar mandi . Baik, biarkan aku menceritakan detail kejadiannya hingga kami berakhir di kamar mandi 18 km jauhnya dari rumahku . Sejam lalu Yuri mengirim Sms meminta bantuan padaku agar datang ke Distrik Mapo . Tanpa berfikir panjang aku yang sangat baik dan POLOS ? segera menuju tempat yang disebut Yuri , takut jika sesuatu terjadi padanya . Sesampainya di depan restoran China yang disebut Yuri aku melangkahkan kakiku memasuki restoran itu . Aku tak melihat ada yang salah di sana sampai aku sadar kalau Yuri sedang berdua dengan Minho menunggu pesanan makanan mereka diantar . " Younggie kau sudah datang ?", ujarnya dengan ceria . Dia melambaikan tangannya ke arahku dengan bahagia . Aku terpaku di tempatku . Dengan piama yang masih aku kenakan di balik mantelku dan penampilan acak-acakanku aku tak tahu lagi harus bagaimana melihat Yuri yang sangat modis dan sexy dengan gaun satin hitamnya .
" Apa ... apa maksudmu ? Kau mana ... mana ..?", aku terbata mencoba berkata sesuatu yang menunjukkan segala bayangan yang tergambar di pikiranku saat melaju ke tempat ini . Aku membayangkan Yuri ditodong oleh pasukan hitam pengendara motor besar . Di bayanganku aku melihat Yuri sedang dipaksa menteraktir minum kawanan bermotor itu di restoran China dan dia tak punya cukup uang untuk membayarnya . Akhirnya Yuri dipaksa untuk menjadi kabaret di tempat karaoke di sebelah restoran China ini . Oke aku membuktikan sekali lagi bayanganku terlalu berlebihan . Tapi yang ada di hadapanku benar -benar membuatku marah . " Kau menyuruhku berkendara 18 km hanya untuk menikmati kaki ayam ?", teriakku pada Yuri .
Yuri melotot kaget mendengar teriakanku . Dia tersenyum manis pada Minho , meminta izinnya untuk berbicara berdua denganku . " Cagiya , kalau pesanan kita sudah datang langsung saja ke ruangan . Aku akan membicarakan sesuatu dengan Soo . Mungkin sedikit lama . Otthe ?", Minho hanya mengangguk heran menatap tingkah kekasihnya yang aneh . Yuri tersenyum sekali lagi pada Minho sebelum menarikku ke kamar mandi restoran .
" Miane ,Soo . Jinjja , aku tak akan mengulanginya lagi . Tapi Minho bilang temannya ada yang menyukaimu . Dia ingin merayakan ulangtahunya dengan sahabatnya yang sudah lama tak dia temui . ",
Aku melirik Yuri dengan pandangan murka . " Kenapa kau tak bilang dari awal . Selama satu jam aku mencemaskanmu . Aku... "
" Kau pasti tak akan mau jika aku mengatakan yang sebenarnya . ", sahut Yuri . Dia mencoba membujukku dengan menggelayutkan tangannya pada lenganku . " Apa kau ingat Changmin Oppa ? Dia sudah lama menyukaimu . Kenapa kau tak mencoba berkencan dengannya . ", ujarnya mengalihkan pembicaraan.
Aku mencoba menghela nafas . " Kwon Yuri . Aku sedang tak ingin berkencan , kau ...",
" Aku mohon Soo . Aku sudah berjanji pada Minho !", Yuri merengek di hadapanku . Jika saja kami bukan sahabat aku sudah menenggelamkan wajahnya di wastafel kamat mandi . " Sekali ini saja ...ya ..ya ?",
" NE ! NE ! Sekarang hapus air mata palsumu !", ujarku tak tahan melihat Yuri cemberut . "Demi Tuhan , aku hanya memakai piama di balik mantel ini . " , gerutuku saat melihat pakaian Yuri yang glamour .
" Gwencana . Aku membawa baju ekstra di mobilku !",
Aku melirik Yuri tak percaya . " Kau sudah merencanakan ini juga ? Aish ! Kau ...", Yuri terbirit keluar sebelum aku menyelesaikan perkataanku . " Jinjja , setelah ini aku tak akan percaya siapapun !" , gerutuku dalam hati .
******************
Aku menatap keramaian di hadapanku dengan pandangan kaget . Yuri bilang hanya beberapa teman Minho yang datang menghadiri acara ini . Tapi setidaknya lebih dari selusin namja dan empat yeoja ada di ruang karaoke ekslusif itu . Aku melirik Yuri sekali lagi . " Beberapa kau bilang ?",
Yuri mencoba tersenyum kaku ke arahku . " Nikmati saja ! Otthe ?",
Aku mencoba menurunkan ujung gaun satinku yang terasa terlalu pendek . Aku tak mengenal orang-orang yang ada di ruagan ini . Ada beberapa yang pernah aku temui di SAS tapi sebagian lainnya sepertinya teman luar Minho . Aku menempatkan diriku di samping namja yang sepertinya pendiam dan tak menikmati pesta .
" Apa kau salah satu teman Minho ?", aku mendengar namja itu bertanya padaku . Aku sempat ragu dia mengajakku berbicara , sampai aku pastikan bahwa tak ada siapapun selain kami berdua yang duduk di sofa .
" Ne . Apa kau bukan ?", namja itu tersenyum padaku , dia menawariku sebuah colla tapi aku menolaknya .
" Kami dipersatukan karena Kyu Line . " , jawab namja itu .
" Kyu Line ? Apa itu ?", namja itu belum sempat mejawab saat suara itu membuat jantungku berdetak kencang .
" Jonghyun-nee , dia milik Changmin jauhkan tanganmu darinya . " , Aku tahu suara itu adalah miliknya . Dia yang aku tunggu kabarnya selama sebulan ini . Aku mencoba mengalihkan pandanganku perlahan ke arah suara itu .....
" Kyuhyun !", bisikku . Sejenak aku benar-benar marasa dingin , bukan karena gaun terbuka yang kukenakan . Dia ada di sana dengan senyum khasnya . Aku hampir menitikan air mata karena bertemu lagi dengannya .
" Kyu , kau bawa kekasih baru ?", ujar Minho yang membuatku sadar Kyuhyun tak sendiri . Dia sedang menggandeng seorang yeoja yang sangat cantik bersamanya . " Daebak !",
Kyuhyun tersenyum pada Minho sebelum membawa yeoja itu duduk di samping Jonghyun . " Kau ingin minum sesuatu ?", tanya kyuhyun pada yeoja itu . Aku melihat Kyuhyun mencium pipi yeoja itu yang membuatku tanpa sadar menggengam ujung gaunku dengan erat .
" Kau tak mau mengenalkannya pada kami ?", tanya Jonghyun yang jengah melihat kemesraan di hadapannya .
" Vic kenalkan dia temanku Jonghyun . ", yeoja itu mengulurkan tangannya pada Jeonghyun . " Dan yeoja yang ada di sebelahnya adalah Sooyoung . Dia adalah wanita yang diceritakan oleh Changmin Hyung kemarin . ", Victoria tersenyum ke arahku , aku membalasnya dengan senyum juga .
" Oppa , aku ingin minum limun . ", ujar Victoria dengan manja . Kyuhyun mengagguk dan meninggalkan kami bertiga duduk di sofa.
" Miane , boleh aku bertanya apa maksud Kyuhyun saat dia bilang 'yeoja yang diceritakan Changmin Oppa' " , tanyaku akhirnya . Aku terganggu dengan kedekatan Kyuhyun dengan Victoria , tapi lebih terganggu seakan - akan semua orang di sini telah merencanakan sesuatu tanpa sepengetahuanku . Kenapa semua menyebut Changmin Oppa .
" Errr bahasa Koreaku tidak terlalu bagus . Tapi yang aku tahu Changmin Oppa sangat menyukaimu . " , jelas Victoria dengan bahasa Korea yang pas-pasan .
Aku memandang pada Jonghyun yang memilih mengacuhkan pertanyaanku , " Apa kau tak akan menjawabku ?", Jonghyun tersenyum menyerah . Dia memilih untuk tak ikut campur dengan masalah ini .
Aku merasa sedikit jengah , aku mencari-cari sosok Yuri di antara kerumunan orang yang semakin banyak . Aku tak menemukannya , tapi aku menemukan Kyuhyun yang sedang menuangkan limun di dalam gelas . Aku memberanikan diriku untuk mendatanginya . " Oppa !", semuanya serasa tehenti . Seakan ruangan ini hanya ada kami berdua, musik yang memekakan telinga seakan berganti dengan denting piano yang selalu familiar di telingaku saat aku bersama Kyuhyun . " Bisa kita bicara sebentar ? ", Kyuhyun menatapku dengan pandangan yang tak bisa ku artikan . Tapi aku semakin tersulut api kemarahan karena seorlah-olah dia tak mengenalku , seolah -olah dia tak pernah mengajakku ke dunia kecilnya , seolah-olah dia tak bearti bagiku ?.
Kami memilih sebuah ruang tunggu yang tersedia di depan ruang informasi .Aku ingin sekali menyemburkan semua keluh kesahku saat menunggu kabar darinya . " Kenapa kau tak menghubungiku ?", aku memulai pembicaraan kami .
Dia hanya terdiam memandang ke depan , " Aku tak merasa memiliki kewajiban untuk melakukan itu . ", jawabnya dengan nada dingin .
Aku tahu dia benar , tapi bukankah kita sahabat . Bukankah dia memintaku membantunya utuk mengucapkan mantera itu . " Apa maksudmu ? Aku menunggu kabar darimu selama sebulan . Aku terus mengkhawatirkanmu seperti orang gila . Aku bahkan tak bisa menelan makananku tanpa mengecek ponselku . Setiap malam aku memeriksa ponselku memastikan apa kau menghubungiku atau tidak ..aku ..",
" Soo .", sahut Kyuhyun Oppa dengan nada mematikan ." Apa kau mulai menyukaiku ?", aku terpanah di hadapannya . " Kau menyukaiku ?",
" Apa yang kau bicarakan ?", aku bingung akan perasaan ini . Aku tak tahu kenapa aku bertindak seperti orang bodoh saat ini , tapi aku tak pernah menyangka kalau aku menyukai Kyuhyun .
" Kau sepertinya salah sangka dengan hubungan diantara kita . ", jelas Kyuhyun dengan nada dingin membuat hatiku terasa begitu perih . Aku tak pernah melihatnya seperti ini sebelumnya . " Kau mungkin hanya terbawa perasaan mengingat kau sedang dalam kondisi yang lemah hati pasca perpisahanmu dengan Siwon Hyung . ", Demi Tuhan jika Kyuhyun melanjutkannya aku pasti akan meneteskan air mataku .
" Kau tahu ? Ada kalanya di Luar Negri hanya semacam sopan santun. Menghibur wanita yang sedang menangis dan berpelukan . Diantara teman hal seperti itu tak bearti apa-apa . Itu hanya semacam ...",
" Sandiwara !", sahutku tak tahan lagi mendengarkan ucapan Kyuhyun . " Aku mengerti . Aku tak keberatan . ", susana canggung diantara kami mendadak merebak menjadi sebuah pemisah sesuatu yang telah tumbuh diantara kami . Aku meninggalkan Kyuhyun sendiri di sana , tak membiarkannya tahu saat ini aku sedang menangis . Aku selalu mengenalinya sebagai pengucap mantera untuk menghentikan tangisanku , tapi sekali ini dia menjadi seseorang yang membuatku menangis . Aku merasa bodoh ada di sini . Aku selalu jatuh dengan cara yang sama di tempat yang sama dan pada masalah yang sama . Sepertinya aku memang ditakdirkan untuk sendiri .
" Choi Sooyoung ? Kau kah itu ?", suara seorang namja dari balik bahuku membuatku berhenti untuk menatapnya .
" Changmin Oppa ?",
*********************
Author POV-
Kyuhyun masih di sana , garis murung di wajahnya terlihat semakin gelap . Dia dari tadi mengepalkan tangannya mencoba menahan gejolak emosinya untuk mengejar Sooyoung . " Aku membuatnya menangis !" , bisik Kyuhyun pada dirinya sendiri . " Miane Soo , aku terpaksa melakukannya . ",
**********************
-TBC -
Alhamdulilah akhirnya usai juga Chapter ini . Gimana Chingu bagus ? Apa jelek ? Apa flat kayak Chapter sebelumnya ? Mian kalo jelek . Gumawo bagi pembaca setia Blog saya . Jnagan lupa tinggalkan jejak ya . Besok akan saya Post Chapter 8 :)) wink wink kurang tiga lagi sampai tamat .
Siapa Changmin ? Apa Soo akan benar -benar berakhir dengan Kyuhyun , atau dengan Siwon ? Lalu siapa Victoria ? Soehyun yang tak ada tapi sebenarnya masih terkenang dalam hati ? Dan bagaimana dengan Fanny? Jangan lupa ya Ngu tokoh tokoh yang pernah muncul sebelumnya , mereka masih berperan penting di BDC ini . Jadi jangan sampai ketinggalan satu Chapter saja , karena akan ada hal hal dimasa lalu yang berupa potongan dijelaskan di chapter selanjutnya ...
Ok ..bye -bye.... Happy reading ....
Mian kalo banyak Taypo bertebaran * bow .....

eh ada changmin :D
BalasHapusKyuhyun kenapa berubah u,u
Lanjut chingu :D
hehheh iya chingu :) gpp buat varisi kan gak ada orang yang selalu bikin bahagia saja :)) , gomawo dah mau baca ....
Hapuswuah bagus chingu..
BalasHapusKyu kenapa tuh?
kekekke gumawo :) , eh ini yang kyuyoung loo kalo mau soowon liat di WB SAC aja otthe :) , mian baru balas . Kenapa dengan kyu ada di part 8 heheh ...
Hapusthor aku pembaca baru diblogmu, salam kenal yah :))
BalasHapusaku uda baca part 1-2 di wp sebelah, nah kan part selanjutnya uda di post di blogmu nie langsung baca cepet aja dah ampe part 7 ini. aku komen langsung di sini aja yah :D
hehe
bagus bagus suka tulisanmu thor. briliant dah ^^
cuma aku nunggu nie moment SooWon-nya mana thor?? siwon-nya uda jahat trus ngilang lagi. duh, cepet keluarkan secepatnya si siwon yah thor, oke oke?
*maksa
eumm, cepet post part 8-nya yah :D
can't wait fot next part see ya x)
Annyeong . Salam kenal chingu . Gumawo yah dah kunjungi blogku . Lol tapi harus saya katakan ini memang kyouyoung shipper , kalo mau yang versi soowon tongkrongi WP saja chinggu ...btw gumawo sudah menyempatkan mampir dan meninggalkan jejak . Jangan bosen ya! Oh ya kalo mau soowon itu ada billionaire next door juga lumayan kok ceritanya :)
Hapusmianhae bru kmen lagi di part 7, uwaa bikin penasaran ini >.<
BalasHapuskyu itu knapa coba? Trus changmin jga muncul! Siwon gmana kbarnya itu?
Aigo, lanjut chingu,
typo d chapter2 trakhir mkin dkit tpi kdang pggunaan tnda bca '?' ngga pas...
Hwaiting!
saya pembaca baru diblogmu, ceritanya bagus2 tp kokbaby don'cry, billionaire next door sama nothing on you gantung sih...mana kelanjutanya?
BalasHapus