Jumat, 10 Agustus 2012

[TEASER] [ TWO SHOOT ] [ FF ] Asking For Problem


Annyeonghaseyo ......
Adaya Backs :) 
Setelah menyelesaikan NOY dan BDC part 5 (belum di publish) , Adaya ingin ganti suasana dengan Two Shoot FF :) . Kali ini Adaya bikin cerita yang Adaya adaptasi dari Novel favorit Adaya , judul novel sebenarnya adalah Asking For Trouble karya Elizabeth Young . Novel ini juga sudah di filmkan dengan judul The Wedding Date , bagi pecinta film bergenre romance comedy Adaya sarankan deh nonton movie lawas ini . Bagus banget , simple dan chic banget ... 
Ok kembali ke FF , walau ini adalah adaptasi Adaya akan berusaha hanya ide ceritanya yang sama tapi dengan nuansa khas Korea :) . Kalau setting di cerita sebenarnya adalah New York dan London , sedangkan setting FF Asking For Problem ini Adaya ambil Kota Izmir , Turki dan Seoul , Korea . Jadi maaf kalo seandainya ada kemiripan dan persamaan dialog karena FF ini memang adaptasi dari novel dan film yang sudah Adaya sebutkan . Selamat menikati .....

 Title              : Asking For Problem
Author          : Adaya Muminah Aljabar ( oe09@live.com )
Main Cast     : Choi Sooyoung,  Cho Siwon , Im Yoona , Max Changmin
Other Cast    : Kwon Yuri SNSD , Cho Kyuhyun Super Junior , Super Generation , Hazal Kaya --> Nihal ( Sooyoung Friend in Turkey ) , Minho Shinee . 
Type              : Two Shoot
Genre           : Romance, Friendship, Family
Rating          : PG-17 ( All reader who Open mind )
Disclaimer : This story is adapted from Asking For Trouble Novel and also The Wedding Date Movie . Hope You Joy it ! 

Chapter -1-

 Invitation 

Choi Sooyoung and Guest 

Mr . and Mrs . Choi  

Request the honour of your presence at the marriage of their daughter 

Choi Yoona 
to
Cho Kyuhyun 

On Friday the Eleventh Of August
At Three O'clock
Daebang Wedding Hall , Seoul 

********************

Sooyoung POV - 

2 Agustus 2010 , Dermaga Konak , Izmir Turkey . 

Hujan di bulan Agustus adalah hal yang sangat langka di Izmir Turkey . Cuaca harian di bulan Agustus bisa mencapai 33' C di kawasan Dermaga Konak . Nihal dan aku berencana untuk menikmati balkava* lezat di cafe Begonya milik MadMozail yang sangat terkenal dengan kelezatan pastrynya , tapi hujan yang mengguyur Dermaga Konak sepertinya memupuskan niatan kami untuk menikmati indahnya teluk Izmir di bulan Agustus.

" Nihal , sepertinya kita harus membatalkan acara kita hari ini . ", ujarku seraya mengintip langit dari jendela Kondominium kami. Sudah sejam hujan turun tapi awan mendung masih menyelimuti langit Kota Izmir.

" Tamam ( Ok ) ...kita bisa pergi lain waktu .", jawab Nihal dengan muka cemberut . Mata hazelnya memancarkan kekecewaan . Aku tahu dia sangat tergila - gila dengan kacang pistachio yang menjadi isi balkava buatan MadMozail . 

Aku memberikan senyuman menghibur untuknya , " Kau bersikap seolah tak ada hari esok . ", ejekku seraya mengacak-acak rambut Nihal .

" Hey ..... ",  balas Nihal yang sejenak mengalihkan matanya dari majalah yang dibacanya. 

" Siapa dia ?",   tanyaku saat menangkap sosok namja Korea ada di dalam artikel yang dibaca Nihal .

" Sim ? Bu Kisi ?" ( Siapa ? Orang ini ?) , tanya Nihal memastikan seraya menunjuk foto namja yang ada dalam artikel yang dibacanya . " Ah .... Dia adalah male escort* profesional. Keturunan Asia tapi lama tinggal di Prancis . Sepetinya saat ini dia sedang ada di Izmir untuk liburan menikmati indahnya Teluk Izmir . ", jawab Nihal sekenanya .

"Male Escort ? Ada hal seperti itu di dunia ini ? ", tanyaku terbelalak kaget seraya menyahut majalah itu dari genggaman Nihal . "The Diary of Male Escort ....." , bisikku saat membaca judul artikel itu . " Aku ingin menyewanya !", ujarku setelah membaca penuh isi artikel itu .

 Nihal yang duduk di sampingku memberikan tatapan tidak percaya , " Kau pasti bercanda !" , elak Nihal . " Aku tahu dia begitu tampan dan sangat mengerti wanita , tapi ..... ", 

Aku menatap Nihal tepat di mata , " Aku bukan menyewanya karena dia tampan . Tapi karena dia jawaban dari semua masalahku . " , sahutku . 

" Soo , apa kau sudah seputus asa itu ? ", ujar Nihal tak setuju . Ada gurat khawatir di mata hazelnya . Kami berpandangan selama semenit tanpa bicara , detik berikutnya Nihal mengalihkan tatapannya , " Terserah kau saja !", jawabnya dengan nada kesal . " Tak ada yang bisa menghentikanmu kalau kau mau ..... " , gerutunya seraya pergi menuju dapur .

Aku tersenyum di tempatku melihat tingkah Nihal yang merasa kalah dalam perdebatan ini . Aku tahu Nihal melihat tekad yang sudah terbentuk di mataku . Seperti katanya tak ada yang bisa menghentikanku saat ini . Aku memandang majalah itu sekali lagi mencoba mencari contact information , sebuah senyum terkembang di bibirku saat tahu penulis artikel ini adalah Behlul , " Choi Siwon .... tunggu aku !", bisikku .

***********************




2 komentar:

  1. Ayo.. Eon
    ditunggu ffnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahhahahaha bentar nanti sore baru selesai mungkin unnie ada jadwal kerja jadi harus di draft dulu :p

      Hapus